Mengkendek, IAKN Toraja — Sebanyak 41 mahasiswa Program Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja mengikuti acara Yudisium yang dilaksanakan di Aula Gedung Pascasarjana IAKN Toraja, Sabtu (15/8/2026).
Yudisium ini menjadi momentum penting bagi para mahasiswa setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan pada jenjang magister. Dari 41 peserta yang mengikuti yudisium, sebanyak 21 orang berasal dari Program Studi Magister Teologi, 16 orang dari Program Studi Magister Pendidikan Agama Kristen (PAK), dan 4 orang dari Program Studi Magister Kepemimpinan Kristen.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan haru. Bagi para peserta, yudisium menjadi penanda berakhirnya satu tahap perjuangan akademik sekaligus awal dari perjalanan baru untuk mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di IAKN Toraja.
Dalam penyampaian kesan dan pesan yang mewakili alumni, disampaikan bahwa perjalanan menyelesaikan pendidikan di Pascasarjana IAKN Toraja bukanlah sesuatu yang mudah. Para alumni mengaku sangat terkesan dengan berbagai perjuangan dan tantangan yang dihadapi selama proses pendidikan. Namun, dengan dukungan dan pertolongan berbagai pihak, seluruh tantangan tersebut akhirnya dapat dilewati.
Para alumni juga menyampaikan apresiasi atas pelayanan civitas akademika IAKN Toraja yang senantiasa membantu dan mendukung mahasiswa hingga dapat menyelesaikan pendidikan. Selain itu, suasana kekeluargaan yang terbangun di lingkungan kampus menjadi salah satu hal yang paling berkesan bagi para alumni.
Para alumni juga menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir dari hubungan kekeluargaan dengan almamater. Hubungan tersebut diharapkan tetap terjalin melalui dukungan, komunikasi, dan doa bagi kemajuan IAKN Toraja maupun bagi perjalanan masing-masing alumni.
Sementara itu, dalam sambutan pimpinan, dalam hal ini Rektor IAKN Toraja dan juga Direktur Pascasarjana mengingatkan para alumni untuk terus mendoakan kampus serta menjaga nama baik almamater dimana pun berada. Para lulusan diharapkan mampu menunjukkan integritas, profesionalitas, dan keteladanan sebagai bagian dari keluarga besar IAKN Toraja.
Para alumni juga didorong untuk tetap memberikan dukungan terhadap pengembangan kampus, salah satunya dengan berpartisipasi dalam pengisian berbagai kuesioner yang disediakan oleh institusi. Dukungan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu dan pengembangan IAKN Toraja ke depan.
Pimpinan juga membuka harapan agar para alumni memiliki kesempatan untuk kembali melanjutkan pendidikan ke jenjang Doktor (S3) di IAKN Toraja. Hal tersebut semakin terbuka seiring dengan perkembangan dan capaian akreditasi institusi yang dimiliki IAKN Toraja.
Selain kompetensi akademik, para lulusan diingatkan untuk membawa sikap dan karakter sebagai seorang magister dalam kehidupan profesional maupun pelayanan. Pendidikan magister diharapkan membentuk lulusan yang lebih percaya diri, memiliki cara berpikir yang matang, serta mampu menunjukkan kinerja yang lebih baik. Namun, kepercayaan diri tersebut tetap harus disertai kerendahan hati dan tidak menjadi alasan untuk merasa lebih tinggi dari orang lain.
Acara Yudisium Program Pascasarjana IAKN Toraja kemudian ditutup oleh Rektor IAKN Toraja, menandai secara resmi berakhirnya rangkaian kegiatan yudisium bagi 41 peserta.
Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan keberhasilan akademik, tetapi juga menjadi titik awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu, menjaga nama baik almamater, serta terus berkontribusi bagi gereja, masyarakat, dan bangsa.
Dokumentasi: Pascasarjana
Narasi: AR.