Mengkendek, IAKN Toraja — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja terus memperkuat kesiapan menghadapi proses akreditasi program studi keagamaan melalui Sosialisasi Pengisian Instrumen Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan (LAMGAMA), Senin (5/10/2026).
Kegiatan yang difasilitasi oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAKN Toraja tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai 1 Gedung Rektorat. Sosialisasi menghadirkan narasumber dari LAMGAMA yakni Dewan Eksekutif LAMGAMA, Dr. Ivan Th. J. Weismann, M.Hum.
Kehadiran narasumber dari LAMGAMA menjadi kesempatan bagi IAKN Toraja untuk memperoleh pemahaman secara langsung mengenai standar, prosedur, serta mekanisme akreditasi program studi keagamaan, termasuk berbagai hal yang perlu dipersiapkan dalam penyusunan instrumen dan dokumen akreditasi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor IAKN Toraja, para Wakil Rektor, pimpinan Pascasarjana dan fakultas, Plt. Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK), Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, para Kepala Subbagian (Kasubbag), pimpinan jurusan, LPPM, LPM, TIPD, Senat, serta SPI IAKN Toraja.
Dalam arahannya, Rektor IAKN Toraja Prof. Dr. Agustinus, M.Th., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap instrumen dan regulasi akreditasi terbaru menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan proses akreditasi secara matang.
Rektor menekankan agar seluruh unit dan fakultas dapat memahami instrumen yang digunakan serta mempersiapkan kebutuhan akreditasi secara terstruktur, terkoordinasi, dan akuntabel. “Pemahaman terhadap instrumen dan regulasi akreditasi menjadi hal penting agar setiap unit dapat mempersiapkan proses akreditasi dengan baik,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Dr. Ivan Th. J. Weismann memberikan penjelasan mengenai berbagai aspek akreditasi, mulai dari kebijakan dan kriteria evaluasi, mekanisme asesmen, hingga persiapan penyusunan dokumen akreditasi.
Penjelasan tersebut sekaligus memberikan gambaran kepada jajaran pimpinan dan pengelola akademik mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memenuhi kriteria dan standar mutu yang ditetapkan LAMGAMA.
Keterlibatan berbagai unsur pimpinan dan pengelola di lingkungan IAKN Toraja dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam proses pengumpulan data, penyusunan dokumen, serta pemenuhan berbagai indikator mutu yang diperlukan dalam proses akreditasi.
Bagi IAKN Toraja, akreditasi tidak hanya menjadi proses administratif, tetapi juga bagian dari upaya memastikan keberlanjutan peningkatan mutu pendidikan, tata kelola akademik, dan kelembagaan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, IAKN Toraja menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem penjaminan mutu dan mempersiapkan program studi secara lebih baik dalam menghadapi proses akreditasi, sehingga mampu mewujudkan pendidikan tinggi keagamaan yang semakin bermutu, unggul, dan berdaya saing.
Dokumentasi Narasi : Rusdin
Editor Naskah : AR.
Editor Gambar : Ammi