Loading...
Jl. Poros Makale Makassar No.Km. 11, Kec. Mengkendek, Kab. Tana Toraja, Sulawesi Selatan 91871

DETAIL BERITA

gambar detail berita

Pelatihan Nyanyian Gerejawi

FTSK
2022-09-06

Mengkendek - Bertempat di Aula IAKN Toraja, Fakultas Teologi dan Sosiologi Kristen Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja melaksanakan Pelatihan Nyanyian Gerejawi Tahun 2022 selama dua hari yakni tanggal 2-3 September 2022.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 200 orang yang terdari dari panitia dan mahasisswa Fakultas Teologi dan Sosiologi Kristen sesuai kuota dari tiap Program Studi yang telah mendaftarkan diri sebelumnya. Adapun pembagian kuota untuk masing-masing Program Studi yakni Prodi Teologi Kristen sebanyak 165 peserta, Prodi Misiologi 10 peserta, Prodi Pastoral Konseling 10 peserta, Prodi Sosiologi Agama sebanyak 5 peserta, dan Prodi Studi Agama-Agama 4 peserta, serta panitia sebanyak 6 orang.

Nara Sumber pada kegiatan tersebut ialah yang membidangi Komisi Liturgi dan Musik - Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja yakni bapak Pdt. Tikurari, M.Th. yang membawakan materi tentang "Inkulturasi Musik Etnik", materi kedua tentang "Mengenal Lagu Etnik Sebagai Nyanyian Jemaat" yang dibawakan oleh bapak Pdt. Daud Palelingan, S. Th, MM., dan bapak Pdt Elvis L, Salandan, S.Th, MM. yang membawakan materi ketiga yakni "Menyanyikan Lagu Etnik Sebagai Nyanyian Jemaat".

Kegiatan tersebut diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh ibu Ones Kristiani Rapa, S.Th., M.Si. Setelah ibadah dilanjutkan dengan acara Nasional yang dipandu mahasiswa an. Veracious kemudian dilanjutkan dengan laporan panitia yang dalam hal ini disampaikan oleh bapak Semuel Tokam, M.Th. selaku Ketua Panitia. Kegiatan pada hari pertama tersebut diakhir dan ditutup dengan Doa yang dipimpin oleh bapak Hardi Saputra, M.Th.

Sementara untuk hari kedua diawali juga dengan ibadah yang dipimpin oleh bapak Hardi Saputra, M.Th. dan Doa Penutup oleh Ketua Jurusan Teologi, bapak Semuel Tokam, M.Th.

Adapun kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Teologi dan Sosiologi Kristen, bapak Syukur Matasak, M.Th. Sebelum membuka kegiatan tersebut, beliau terlebih dahulu menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa "kegiatan ini merupakan sebuah kesadaran sekaligus sebagai respon terhadap realita mahasiswa ketika turun lapangan (ke jemaat melakukan pelayanan), hampir-hampir semua lagu yang digunakan ialah lagu Pop Rohani. Lagu tersebut  sebenarnya tidak masalah karena hidup ini berada pada tiga dimensi waktu yakni menjadi bagian dari masa lalu, masa sekarang ini, dan masa yang akan datang. Tiga dimensi tersebut harus mampu juga dihidupi dalam bernyanyi. Kita tidak bisa mengatakan bahwa lagu ini sudah jadul, kerena ada lagu yang seperti itu yang sentuhannya jauh lebih kuat" tutur Syukur Matasak.

"Terima kasih kepada Nara Sumber yang meluangkan waktunya, kami sangat berharap kepada mahasiswa yang antusias untuk mengenal lagu-lagu dalam gereja ini agar dibagikan dan dituntun supaya nanti tidak menjadi mahasiswa yang kebingungan ketika masuk dalam jemaat. Lagu-lagu yang dibawakan oleh Majelis Gereja itu merupakan baru baginya, padahal ketika mahasiswa turun ke jemaat, gambaran Majelis Gereja ialah bahwa kita memiliki kemampuan lebih walaupun tidak banyak. Jadi diharapkan kepada anak-anak terkasih yang antusias mau mengikuti kegiatan ini agar menyimak dan mengikutinya dengan baik supaya terbekali untuk hadir dalam pelayanan di tengah-tengah jemaat," harapannya kepada para mahasiswa