Mengkendek - Dalam rangka meningkatan profesionalitas sebagai Tenaga Konselor Pastoral, maka Fakultas Teologi dan Sosiologi Kristen dalam hal ini Program Studi Pastoral Konseling Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pastoral Counselor Formation bagi Tenaga Pendidik (Dosen) dan para pegiat Konseling dalam lingkup Lembaga IAKN Toraja serta pengelola Lembaga layanan Home Counseling pada Program Studi Pastoral Konseling IAKN Toraja.
Kegiatan ini dilaksanakan selama Delapan hari, mulai tanggal 15 s.d 24 Maret 2023 di Gedung Pascasarjana dan Gedung Rektorat IAKN Toraja, yang diikuti oleh 24 peserta yakni 13 orang dari lingkup IAKN Toraja dan 9 orang dari Pendeta dan Proponen Gereja Toraja.
Adapun Nara Sumber atau Mentor pada Pelatihan Pastoral Counselor Formation ini yakni:
1. Dra. Liana Poedjiastuti, PG.Psy., Anggota Kehormatan (LIA). Ahli Pendampingan Lansia, Keluarga, dan behavioral untuk menangani fobia, Salatiga.
2. Pdt. Meike Tapparan, M.Th., Kon.Pas., (MIT) Dosen STT Intim, Makassar.
3. Pdt. Indah Sriulina Ginting, S.Si.-Teol., M.Th., M.A. (ISG). Mantan Dosen Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi, sedang mempersiapkan studi Ph.D. Pastoral Cara and Counseling di Amerika Serikat (2023), Jakarta.
4. Pdt. Dr. Totok S. Wiryasaputra, Th.M., Kon.Pas., Sp. Kedukaan (TSW). Ahli Trauma, Kedukaan, Terminall Illnes, Penggunaan Eksistensial Sarana Keagamaan, Intercultural Counseling. Direktur Eksekutif AKPI, Yogyakarta.
Tujuan dari Pastoral Counselor Formation ialah menolong partisipan menyadari siapa dirinya (self-awareness), mengembangkan identitas dirinya sebagai konselor psikospiritual (personal identity formation) dan kapasitas dirinya (professional capacity formation) sebagai penolong psikospiritual profesional. Penolong profesional ialah mampu melakukan layanan konseling psikospiritual secara formal, kontraktual (jelas boundari, tempat, waktu, durasi, dan tujuan pertolongan), sistematis (teratur, berkelanjutan, mengikuti tahap-tahap secara rasional), metodis (menggunakan metode dan teknik yang sudah terbukti efektifitasnya – evidence-based counselling), dan akuntabel (menegakkan rambu-rambu Kode Etik Profesi).
Pelatihan ini diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Bapak Dr. Yonatan Sumarto, M.Th. sebagai Pelayan Firman dan Liturgis oleh Mahasiswa Prodi Pastoral Konseling yakni Yonel Oktapianus. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Bapak Dr. Ismail Banne Ringgi', M.Th. di Aula Pascasarjana, kemudian resmi ditutup pada tanggal 24 Maret 2023 oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Bapak Dr. Abraham Sere Tanggulungan, M.Si. di Ruang Pertemuan Lantai 3 Gedung Rektorat IAKN Toraja.
Pelaksanaan kegiatan pelatihan yang berlangsung selama Delapan hari ini berjalan dengan lancar dan para peserta mengikuti setiap materi dengan penuh antusias. Dengan selesainya kegiatan ini, para peserta secara khusus Pengajar di Program Studi Pastoral Konseling memiliki sertifikasi sebagai professional Konselor pastoral dan menjadi Anggota AKPIN (Asosiasi Konselor Pastoral Indonesia).