Loading...
Jl. Poros Makale Makassar No.Km. 11, Kec. Mengkendek, Kab. Tana Toraja, Sulawesi Selatan 91871

DETAIL BERITA

gambar detail berita

PEMBUKAAN RAKER IAKN TORAJA

IAKN TORAJA
2023-03-20

Mengkendek – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja menggelar Pembukaan Rapat Kerja Tahun 2023 dengan mengusung Tema “Layanan Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Peradaban” yang dilaksanakan di Aula Pascasarjana IAKN Toraja, Jumat (17/3/2023). Kegiatan rapat kerja ini dilaksanakan tanggal 17, 20 dan 21 Maret 2023 dengan peserta raker yang terdiri dari Pimpinan, perwakilan Dosen dan Tenaga Kependidikan baik PNS maupun PPNPN dan perwakilan dari Mahasiswa.

Rapat Kerja IAKN Toraja Tahun 2023 ini dibuka secara langsung oleh Direktur Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia, Ibu Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th, M.Pd. 

Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja, Bapak Dr. Joni Tapingku, M.Th. dalam sambutannya mengatakan bahwa “Tema Rapat Kerja Tahun ini yakni Layanan Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Peradaban”, maka IAKN Toraja merencanakan program kerja dan anggaran tahun 2023 dan bertekad serta berjanji untuk merealisasikannya sesuai dengan program kerja Menteri Agama dan Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia untuk Tahun 2023,” kata Bapak Joni Tapingku.

 Tegasnya rencana program kerja dan anggaran tahun 2023 adalah implementasi dari program kerja pusat. “Kami mencatat dan bertekad untuk mengimplementasikan enam penegasan Menteri Agama Republik Indonesia yakni Peningkatan Profesionalisme ASN, Realisasi Anggaran pada bulan Juli 70%, Komitmen Anti Korupsi, Respon Cepat, Detail dan Tepat Penanganan Isu di Masyarakat, Mensukseskan Tahun 2023 sebagai Tahun Kerukunan Umat Beragama, dan tercapainya 10 juta  Sertifikasi halal. Tekad dan janji yang sama juga dari kami untuk mensukseskan program Dirjen Bimas Kristen tahun 2023 yakni meningkatkan intensitas penyelesaian konflik intra umat beragama Kristen melalui pendekatan Moderasi Beragama, meningkatkan kualitas pembinaan Moderasi Beragama, meningkatkan kualitas layanan administrasi dan literatur keagamaan, memperkuat sistem pendidikan yang berperspektif moderat, meningkatkan kualitas asesmen dan kemampuan berpikir mahasiswa, meningkatkan kualitas tenaga pendidik, meningkatkan partisipasi peserta didik pada satuan pendidikan, meningkatkan jumlah dosen yang memenuhi standar nasional, meningkatkan kualitas standar dan sistem penjaminan mutu pendidikan, memperkuat pendidikan karakter mahasiswa, meningkatkan kualitas PT yang bereputasi Internasional, meningkatkan kualitas lulusan PT yang bisa terterima di dunia kerja, dan meningkatkan kualitas pemenfaatan penelitian,” tegasnya.

 

“Tekad yang sama pula kami sampaikan untuk mensukseskan sasaran kinerja Bimas Kristen tahun 2023 yakni Daerah Prirotas Pembangunan Keagamaan, Aplikasi Layanan Digital, Pusat Inkubasi Layanan Publik Berbasis Moderasi Agama, Transformasi Kelembagaan, Hibah Tanah untuk Layanan Pendidikan Keagamaan, Pembukaan SPKK Baru, Beasiswa Pengembangan SDM, Desa Moderasi, Jurnal Bereputasi dan Bantuan Objek Budaya Keagamaan Kristen,” katanya.

“Saya mengajak kita semua untuk mensukseskan tekad dan program kita, program Dirjen, dan program Menteri Agama, program kita semua dibawah Kementerian Agama. Mari kita memiliki tekad yang sama, punya jalan dan tujuan yang sama untuk melaksanakan program kerja tahun 2023 ini,” pungkasnya.

Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Kristen kembali menyampaikan enam arahan atau pesan dari Menteri Agama yakni Peningkatan Profesionalisme ASN, Komitmen Anti Korupsi, Respon Cepat, Detail dan Tepat Penanganan Isu di Masyarakat, Tahun 2023 sebagai Tahun Kerukunan Umat Beragama, Realisasi Anggaran 70% pada bulan Juli, dan tercapainya 10 juta Sertifikasi halal.  “Saya ingin menyampaikan juga terkait program-program Ditjen Bimas Kristen dikemas dalam tajuk 10.10 (sepuluh-sepuluh) yakni 10 Daerah Prirotas Pembangunan Keagamaan yakni dari Mentawai dampai ke Lapago dan dari Malinau sampai ke Sabu Raijua, 10 Aplikasi Layanan Digital, 10 Pusat Inkubasi Layanan Publik Berbasis Moderasi Agama, 10 Transformasi Kelembagaan, 10 Hibah Tanah untuk Layanan Pendidikan Keagamaan, 10 Pembukaan SPKK Baru, 10 Beasiswa Pengembangan SDM, 10 Desa Moderasi, 10 Jurnal Bereputasi, dan 10 Bantuan Objek Budaya Keagamaan Kristen,” tutur Ibu Dirjen Bimas Kristen. 

“Jangan ada yang mau jadi yang terbaik tetapi jadilah yang pertama untuk melakukan perubahan-perubahan. Jika diluar sana ada kabar atau berita buruk tentang IAKN Toraja, maka balaslah dengan prestasi yang bisa Bapak/Ibu capai. Mulai dari Rektor dan semua jajaran pimpinan yang ada, saya minta berilah pelayanan yang terbaik dan berkualitas kepada masyarakat. Arahan dari Menteri Agama supaya jangan ada yang diabaikan kalau mau menjadikan lembaga yang memberi warna ini sebagai role model pengembangan perguruan tinggi keagamaan Kristen dalam melakukan terobosan, inovasi, bekerja cepat dan bermutu, sehingga masyarakat benar-benar dapat menikmati layanan kita dengan baik,” katanya.

“Evaluasi Tahun 2022 yang baik tetap dipertahankan dan perbaiki yang perlu diperbaiki, lakukan inovasi dan program yang tidak biasa-biasa saja tapi lebih menantang dan memberi manfaat besar dalam pelayanan kepada umat. Semoga dalam rapat kerja ini kita dapat merumuskan program-program yang dapat dicapai, dilaksanakan, dan memberi manfaat yang luar biasa bagi masyarakat. Yang paling penting ialah progres realisasi Anggaran 70% pada bulan Juli harus dicapai,” tegasnya dalam mengakhiri sambutannya dan sekaligus penyampaian materi.