Mengkendek - Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja menggelar pembukaan turnamen Rektor Cup 1 dengan Tema: “Olahraga Mempersatukan Sportivitas, Mewarnai Talentaku, Memuliakan Tuhan Tujuanku.” Pembukaan Turnamen ini dilaksanakan di Lapangan Futsal IAKN Toraja pada hari Kamis, 7 April 2022 dan dimeriahkan dengan tarian dari mahasiswa KCP (Kita Cinta Papua). Rektor yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerja Sama pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen, Theo Dedy Palimbungan, M.Pd. membuka secara resmi pelaksanaan Turnamen tersebut. Selain dihadiri oleh Wakil Dekan 1 FKIPK, pembukaan Turnamen ini juga dihadiri oleh BEM IAKN Toraja yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal, Ketua UKM Olahraga, Ketua UKM Seni, Ketua BEM FBKK, Tim Peserta Takraw, dan mahasiswa IAKN Toraja.
Terdapat dua cabang lomba dalam Turnamen tersebut yakni Cabang Olahraga dan Cabang Seni. Cabang olahraga meliputi: Volly, Takraw, Futsal dan Tenis Meja, sementara untuk cabang seni yakni Solo dan Tarian Kreasi Toraja. Cabang olahraga berlangsung tanggal 7 sampai 21 April 2022 dan untuk cabang seni akan mulai dilaksanakan pada tanggal 18 April mendatang.
Peserta dalam kegiatan ini tidak hanya mahasiswa IAKN Toraja saja tetapi juga berasal dari luar kampus baik yang berada di Kabupaten Tana Toraja ini maupun Toraja Utara. Jumlah Tim yang mendaftar untuk mengikuti tiap cabang olahraga berbeda-beda yakni untuk Cabor Volly Putra berjumlah 15 Tim, Cabor Volly Putri 6 Tim, Cabor Takraw Putra 14 Tim, Cabor Futsal Putra 15 Tim, dan Cabor Tennis Meja Tunggal Putra 9 peserta.
Panitia inti penyelenggara Turnamen Rektor Cup 1 adalah Defri Pappang sebagai ketua panitia, Gunawan Tonapa sebagai sekretaris, dan Wiwin Mande Salinding selaku Bendahara. Adapun wasit dan juri yang bertugas selama Turnamen ini berlangsung ialah Ade Candra dan Marthen Wildan sebagai wasit pada Futsal, Arca Pabuaran dan Sakti Rusen pada Volly, Ruben Pabebang dan Efraim pada Takraw, dan untuk olahraga Tennis Meja yang bertugas sebagai wasit ialah Gilbert dan Riyanto. Sementara untuk cabang seni, Yulius, S.Sn sebagai juri pada lomba Solo dan Malti Limbong Pali, S.Pd sebagai juri pada lomba Tari.