Loading...
Jl. Poros Makale Makassar No.Km. 11, Kec. Mengkendek, Kab. Tana Toraja, Sulawesi Selatan 91871

DETAIL BERITA

gambar detail berita

Apel Pagi IAKN Toraja, Dekan FTSK: “Moralitas dan Kejujuran Adalah Identitas Pendidik Kristen”

IAKN TORAJA
2026-05-11

Mengkendek, Humas IAKN Toraja ---- Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja kembali melaksanakan apel pagi yang berlangsung di Halaman Gedung Pascasarjana, Senin (11/05/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Teologi dan Sosiologi Kristen, Andarias Tandi Sitammu, M.Th., dan diikuti oleh dosen serta tenaga kependidikan sebagai bagian dari penguatan disiplin, etika, dan integritas civitas akademika IAKN Toraja.

Dalam amanatnya, Andarias Tandi Sitammu menegaskan pentingnya menjaga etika dan moralitas pendidikan sebagai bagian dari identitas komunitas pendidik Kristen. Ia mengingatkan bahwa marwah dan identitas sebagai komunitas pendidik harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Menurutnya, konsep hidden curriculum atau kurikulum tersembunyi memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter dan perilaku komunitas, bahkan lebih kuat dibandingkan pengajaran formal di kelas. Ia juga merujuk pada pemikiran tokoh etika Lawrence Kohlberg yang menekankan bahwa keteladanan moral lebih berdampak dibandingkan sekadar pengajaran formal di ruang kelas.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya integritas dalam administrasi digital, khususnya terkait kejujuran dalam penggunaan sistem absensi elektronik. Ia menegaskan bahwa praktik menitipkan ponsel untuk melakukan absensi atau melakukan absen tanpa berada di lokasi merupakan tindakan yang bertentangan dengan nilai kejujuran dan etika akademik yang tidak boleh terjadi di lingkungan kampus.

Dalam amanat tersebut, pembina apel juga mengingatkan seluruh civitas akademika untuk mematuhi aturan kampus, termasuk larangan merokok dan mengonsumsi minuman keras di lingkungan IAKN Toraja. Menurutnya, setiap perilaku pendidik akan menjadi contoh nyata yang dilihat dan ditiru oleh mahasiswa.

Menjelang akhir semester, dosen juga diingatkan agar menyelesaikan penginputan nilai tepat waktu dan tetap menjunjung integritas dalam proses penilaian akademik. Pembina apel menegaskan bahwa pendidik tidak boleh “dikalahkan oleh mesin” melalui pemberian nilai secara merata tanpa mempertimbangkan kualitas dan capaian individu mahasiswa.

Menjelang akhir semester, para dosen juga diingatkan untuk menjaga tanggung jawab dan menyelesaikan penginputan nilai tepat waktu dengan tetap menjunjung integritas dalam proses penilaian akademik. Pembina apel menegaskan agar pendidik/dosen nantinya tidak didahului oleh mesin/sistem melalui pemberian nilai secara merata tanpa mempertimbangkan kualitas dan capaian individu mahasiswa karena dosen lambat melakukan penginputan nilai.

Mengakhiri amanatnya, beliau menekankan pentingnya asas pengorbanan di tengah kebijakan efisiensi anggaran negara. Pengabdian dalam dunia pendidikan Kristen, menurutnya, membutuhkan ketulusan dan komitmen pelayanan, serta keyakinan bahwa setiap pengorbanan yang dilakukan dengan tulus akan menghasilkan buah yang baik.

Apel pagi ini menjadi momentum refleksi bersama bagi civitas akademika IAKN Toraja untuk terus membangun budaya kampus yang berlandaskan integritas, kejujuran, dan keteladanan moral dalam setiap aspek kehidupan akademik.

 

 

 

 

Dokumentasi & Narasi : Rusdin
Editor : AR.