MAKASSAR, Humas IAKN Toraja – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka penguatan tata kelola lembaga pendidikan tinggi. Bertempat di Makassar, kegiatan yang berlangsung pada tanggal 28 hingga 31 Januari 2026 ini mengintegrasikan tiga agenda utama yakni Reviu Rencana Strategis (Renstra) PTKKN 2025-2029, Penandatanganan Perjanjian Kinerja (Perkin) Tahun 2026, serta Revisi Grand Design Pendidikan Tinggi Keagamaan Kristen.
Pada perhelatan kali ini, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja mendapatkan kepercayaan penuh sebagai panitia pelaksana, mengoordinasi jalannya acara yang dihadiri oleh pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri (PTKKN) dari seluruh Indonesia.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan langkah konkret transformasi pendidikan Kristen di Indonesia:
- Reviu Renstra PTKKN 2025-2029: Evaluasi mendalam terhadap peta jalan jangka menengah untuk memastikan setiap kampus memiliki target yang relevan dengan kebutuhan industri dan penguatan karakter moderasi beragama.
- Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026: Komitmen tertulis para pimpinan PTKKN untuk mencapai target output dan outcome yang telah ditetapkan, guna menjamin akuntabilitas serta serapan anggaran yang berkualitas.
- Revisi Grand Design Pendidikan Tinggi: Penyesuaian desain besar pendidikan Kristen agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dan dinamika global.
Sebagai panitia pelaksana, IAKN Toraja berperan aktif dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari koordinasi teknis hingga fasilitasi pelaksanaan forum. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi antar-PTKKN, berbagi praktik baik, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengembangan kelembagaan, akademik, dan tata kelola perguruan tinggi ke depan.
Reviu Renstra PTKKN merupakan forum strategis yang bertujuan untuk melakukan evaluasi, sinkronisasi, serta penyelarasan rencana strategis perguruan tinggi keagamaan Kristen negeri agar sejalan dengan kebijakan nasional pendidikan tinggi dan arah pembangunan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Pelaksanaan reviu Renstra ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan kebijakan dan rekomendasi yang konstruktif bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan Kristen negeri di Indonesia, sekaligus memperkuat peran PTKKN dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Melalui sinkronisasi data dan visi ini, diharapkan pada tahun 2026 dan seterusnya, PTKKN mampu melahirkan lulusan yang kompetitif dan memiliki integritas tinggi dalam melayani masyarakat.
Dokumentasi : Panitia
Narasi : Rusdin (Bagian Humas)
Editor : AR.