Humas IAKN Toraja ---- Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Optimalisasi Penanggulangan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (OPPKPKE) dengan mengutus mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) ke sejumlah daerah prioritas.
Program KKNT ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang Pengabdian kepada Masyarakat yang dirancang untuk mendukung percepatan penanggulangan kemiskinan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat yang menyentuh berbagai aspek kehidupan, mulai dari ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, pelestarian lingkungan, penguatan spiritual, hingga pengembangan budaya.
Selama menjalankan pengabdian di lokasi penempatan, mahasiswa KKNT melaksanakan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Pada sektor ketahanan pangan, mahasiswa menginisiasi penanaman berbagai jenis sayuran, pembibitan kangkung, pembuatan kebun pemanfaatan pekarangan sebagai kebun percontohan, serta pembuatan lanjaran sebagai media penyangga tanaman merambat. Program-program tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif guna meningkatkan ketersediaan pangan keluarga sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan, mahasiswa juga melaksanakan kegiatan penghijauan melalui penanaman berbagai jenis tanaman di lingkungan desa. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembangunan desa yang berkelanjutan.
Selain pemberdayaan ekonomi dan lingkungan, mahasiswa turut melaksanakan pelayanan spiritual kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di gereja-gereja maupun di rumah-rumah anggota jemaat sesuai lokasi penempatan mahasiswa. Melalui ibadah, sekolah minggu, pendalaman Alkitab, kunjungan pastoral, dan pembinaan iman bagi anak-anak hingga orang dewasa, mahasiswa berupaya memperkuat kehidupan spiritual masyarakat sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan pelayanan.
Pada bidang kesehatan, mahasiswa berkolaborasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan melalui pendampingan kegiatan Posyandu bersama kader kesehatan. Mahasiswa juga mengikuti senam lansia sebagai bentuk dukungan terhadap program peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta mendorong penerapan pola hidup sehat bagi kelompok lanjut usia.
Di bidang pendidikan, mahasiswa melakukan observasi ke sekolah-sekolah sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi kebutuhan pendidikan di wilayah pengabdian. Hasil observasi tersebut menjadi dasar dalam menyusun berbagai kegiatan edukatif yang dapat mendukung proses belajar mengajar serta pengembangan karakter peserta didik.
Mahasiswa juga mengambil bagian dalam pelestarian seni dan budaya melalui latihan Tarian Bali bersama anak-anak dan remaja di desa. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas generasi muda sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan pelestarian budaya yang hidup di tengah masyarakat.
Ketua LPPM IAKN Toraja menyampaikan bahwa pelaksanaan KKNT tahun ini diarahkan agar selaras dengan kebijakan nasional dalam mendukung percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi nyata melalui keterlibatan langsung sivitas akademika dalam pembangunan masyarakat. "Mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar hidup bersama masyarakat, memahami kebutuhan mereka, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat secara berkelanjutan," ujarnya.
Melalui pendekatan yang mengintegrasikan aspek ekonomi, lingkungan, kesehatan, pendidikan, budaya, dan spiritual, program KKNT IAKN Toraja diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam membangun desa yang mandiri, produktif, sehat, dan berdaya saing.
Partisipasi aktif IAKN Toraja dalam mendukung pelaksanaan Inpres Nomor 8 Tahun 2026 menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional. Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, gereja, sekolah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, IAKN Toraja terus berupaya mewujudkan pengabdian yang berdampak serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dokumentasi : Mah. KKNT IAKN Toraja
Narasi : AR.