Mengkendek, IAKN Toraja — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) bersama Sekretaris DWP Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Dukungan Literasi Keuangan dan Pemasaran bagi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) Kabupaten Tana Toraja serta Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja, Lantai 4, dan menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman serta kepedulian masyarakat terhadap perlindungan perempuan dan anak.
Dalam sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, disampaikan tema “Kekerasan Bukan Urusan Privat: Membangun Sistem Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Keluarga dan Komunitas.” Tema ini menegaskan pentingnya keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam mencegah serta menangani berbagai bentuk kekerasan.
Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak masih kerap dipandang sebagai persoalan rumah tangga atau urusan privat yang tidak perlu dicampuri pihak lain. Padahal, sikap diam terhadap kekerasan dapat menjadi bentuk pembiaran yang memungkinkan tindakan tersebut terus berlangsung.
Kekerasan, baik secara fisik, psikis, seksual maupun dalam bentuk penelantaran, tidak hanya meninggalkan dampak pada tubuh, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis dan masa depan korban. Karena itu, perlindungan terhadap perempuan dan anak membutuhkan perhatian serta keterlibatan berbagai pihak. “Perlindungan perempuan dan anak bukan hanya tugas pemerintah, polisi, atau dinas terkait. Ini adalah tugas kita bersama,” menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Keluarga disebut sebagai benteng pertama dalam memberikan perlindungan bagi perempuan dan anak. Keluarga diharapkan menjadi ruang yang aman, nyaman, dan memberikan dukungan bagi setiap anggotanya. Ketika perlindungan dalam keluarga menghadapi persoalan, lingkungan komunitas diharapkan dapat hadir sebagai jaringan pendukung dan penyelamat.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk membangun kepedulian bersama serta memperkuat peran keluarga dan komunitas dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Upaya pencegahan diharapkan tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga dan lingkungan masyarakat.
Kehadiran DWP IAKN Toraja dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap berbagai upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran mengenai perlindungan perempuan dan anak serta membangun keluarga dan komunitas yang aman dan responsif terhadap persoalan kekerasan.
Dokumentasi & Narasi : DWP IAKN Toraja
Editor Naskah : AR.
Editor Gambar : Ammi