2026-09-28
#RisetDanInovasi
#KualitasPendidikanAgama
#PendidikanKeagamaan
Mengkendek, IAKN Toraja — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja menggelar International Conference on Christian and Religious Studies (ICCRS) Tahun 2026, Senin (28/9/2026). Konferensi internasional ini menjadi ruang akademik bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk bertukar gagasan dan membahas isu-isu kontemporer dalam studi Kristen dan keagamaan.
Kegiatan dibuka oleh Rektor IAKN Toraja, Prof. Dr. Agustinus, M.Th., di Aula Pascasarjana IAKN Toraja. Konferensi dilaksanakan secara hybrid, dengan peserta yang hadir secara langsung maupun mengikuti rangkaian kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.
Pada hari pertama, konferensi menghadirkan secara daring melalui Zoom Meeting, Dr. Laura Villanueva dari Friedrich Schiller Universität Jena, Germany sebagai pembicara utama. Kehadiran akademisi dari perguruan tinggi luar negeri tersebut memperluas perspektif dalam ruang dialog akademik yang dibangun melalui ICCRS 2026.
Sesi pembicara pada hari pertama dipandu oleh Ice Novita Triana Lolon, S.S., MA sebagai moderator, dengan Merling T.L.L.C. Messakh, M.Pd. bertugas sebagai interpreter untuk mendukung kelancaran komunikasi selama sesi berlangsung.
Rangkaian konferensi dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 28 s.d 30 September 2026. Pada 28 dan 29 September, seluruh sesi utama dan presentasi makalah dipusatkan di Aula Pascasarjana IAKN Toraja. Sementara itu, rangkaian kegiatan pada hari terakhir, 30 September 2026, akan dilanjutkan di Aula Bukit Kasih IAKN Toraja.
Pelaksanaan secara hybrid memungkinkan peserta yang tidak dapat hadir secara langsung tetap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan melalui Zoom Meeting. Format ini sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi akademisi dan peneliti dari berbagai wilayah untuk berpartisipasi dalam diskusi serta pertukaran gagasan.
ICCRS 2026 mengangkat berbagai isu kontemporer dalam studi Kristen dan keagamaan yang dibahas melalui perspektif akademik dan lintas disiplin. Forum ini menjadi ruang untuk mempertemukan beragam pemikiran, pengalaman penelitian, dan gagasan mengenai perkembangan studi agama dalam konteks masyarakat yang terus mengalami perubahan.
Penyelenggaraan konferensi internasional ini juga menjadi bagian dari upaya IAKN Toraja memperluas jejaring akademik dan riset dengan berbagai institusi, baik di dalam maupun luar negeri. Melalui pertemuan akademik tersebut, IAKN Toraja mendorong terciptanya kolaborasi dan pertukaran pengetahuan yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan studi Kristen dan keagamaan.
Lebih jauh, ICCRS 2026 diharapkan dapat melahirkan gagasan dan perspektif akademik yang relevan bagi pengembangan studi agama serta memperkuat kontribusi dunia akademik dalam membangun kehidupan yang damai, baik pada tingkat lokal maupun global.
Dengan menghadirkan akademisi dari berbagai latar belakang dan memanfaatkan ruang pertemuan secara langsung maupun daring, International Conference on Christian and Religious Studies 2026 menegaskan komitmen IAKN Toraja untuk terus membuka ruang dialog akademik dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Dokumentasi & Narasi : Rusdin
Editor Naskah : AR.
Editor Gambar : Ammi