Mengkendek, Humas IAKN Toraja ---- Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja kembali melaksanakan ibadah akhir pekan yang berlangsung khidmat di Lobby Lantai 1 Gedung Rektorat, Kamis (09/04/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Dosen, Tenaga Kependidikan serta Mahasiswa Magang sebagai bagian dari pembinaan iman dan spiritualitas di lingkungan kampus.
Ibadah dipimpin oleh Andarias Manting, S.Th. yang bertindak sebagai Pelayan Firman. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan perenungan yang diambil dari Injil Yohanes 21:15-19 dengan tema “Profil Sang Murid Simon Petrus”.
Dalam penyampaiannya, Andarias Manting menyoroti perjalanan iman Simon Petrus sebagai murid Yesus yang penuh dinamika yang dimulai dari sosok yang pernah menyangkal, hingga dipulihkan dan dipercaya kembali untuk menggembalakan umat. Ia menekankan bahwa kisah Petrus menjadi gambaran nyata tentang kasih Tuhan yang memulihkan dan memberi kesempatan baru bagi setiap orang percaya.
“Simon Petrus mengajarkan kepada kita bahwa kegagalan bukanlah akhir. Tuhan tetap memanggil, memulihkan, dan mempercayakan tanggung jawab besar kepada mereka yang mengasihi-Nya. Melalui perjalanan iman Simon Petrus juga, kita bisa mengoreksi diri kita bahwa terkadang kita sudah berada pada titik tertinggi namun kemudian kembali kepada titik terendah. Kiranya melalui ibadah ini, kita semakin diteguhkan untuk setia dalam panggilan, berani berubah, dan mewujudkan kasih kepada Tuhan melalui pelayanan kepada sesama,” ungkapnya dalam khotbah.
Lebih lanjut, jemaat diajak untuk meneladani sikap Petrus yang bersedia berubah dan setia dalam panggilan pelayanan, sekalipun menghadapi tantangan dan kelemahan pribadi. Komitmen untuk mengasihi Tuhan, menurutnya, harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui pelayanan kepada sesama.
Ibadah akhir pekan ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh peserta untuk memperdalam iman serta memperkuat komitmen dalam menjalani panggilan sebagai bagian dari komunitas akademik yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani.
Melalui kegiatan rutin ini, IAKN Toraja terus berupaya membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kedewasaan spiritual di kalangan civitas akademika.
Dokumentasi : Y. Tonno
Narasi : AR.