Loading...
Jl. Poros Makale Makassar No.Km. 11, Kec. Mengkendek, Kab. Tana Toraja, Sulawesi Selatan 91871

DETAIL BERITA

gambar detail berita

Ibadah Akhir Pekan IAKN Toraja Ajak Civitas Akademika Hidup dalam Harmoni

2026-10-08

Bagikan berita

Mengkendek, IAKN Toraja — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja kembali melaksanakan Ibadah Akhir Pekan pada Kamis (8/10/2026), bertempat di Lobby Lantai 1 Gedung Rektorat IAKN Toraja.

Ibadah dipimpin oleh Bartolomius Budi, S.Pd., M.Th., selaku Pelayan Firman dengan mengangkat tema “Hidup dalam Harmoni” berdasarkan 2 Korintus 13:11–13. Renungan mengajak civitas akademika untuk merefleksikan pentingnya membangun kehidupan yang damai, saling menghargai, dan menjaga kesatuan di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Dalam renungannya, Bartolomius mengawali dengan realitas kehidupan saat ini yang masih diwarnai ketidakharmonisan, konflik, dan perpecahan, baik dalam keluarga, masyarakat, gereja, maupun dalam relasi pribadi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kedamaian dan harmoni menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan bersama. Harmoni tidak hanya dipahami sebagai keadaan tanpa konflik, tetapi juga sebagai kondisi yang perlu diupayakan dan dijaga bersama.

Berdasarkan refleksi dari Kejadian 1:1–2:4a, disampaikan bahwa karya penciptaan Allah memperlihatkan proses dari keadaan yang belum teratur menuju keberadaan yang teratur, seimbang, dan harmonis. Setiap karya Allah menghasilkan keteraturan hingga pada akhirnya Allah melihat seluruh ciptaan-Nya sebagai sesuatu yang “sungguh amat baik”. Gambaran tersebut menjadi dasar bagi manusia untuk memahami bahwa kehidupan yang harmonis merupakan bagian dari kehendak Allah dalam ciptaan-Nya.

Harmoni juga tercermin dalam kehidupan Allah Tritunggal. Mengacu pada 2 Korintus 13:11–13, kita diajak menjadikan kasih, kesatuan, dan kerja sama sebagai dasar dalam membangun kehidupan bersama. Ego dan kepentingan pribadi yang lebih besar daripada kasih dapat menjadi sumber perpecahan dan dapat menjadi penghambat terciptanya kehidupan yang harmonis.

Bartolomius Budi juga menekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil menjadi pembawa damai dan agen rekonsiliasi, baik di tengah keluarga, gereja, kampus maupun masyarakat. Harmoni tidak dapat dibangun seorang diri, tetapi membutuhkan kesediaan untuk bekerja sama, saling menghargai, dan mengutamakan kepentingan bersama.

Melalui Ibadah Akhir Pekan ini, civitas akademika IAKN Toraja diajak untuk terus membangun membangun harmoni, budaya hidup yang rukun, damai, dan penuh kasih sebagai bagian dari kesaksian iman dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, gereja, kampus, maupun masyarakat.

 

 

 

 

  

 

Dokumentasi : Rusdin
Narasi  : AR.
Editor Gambar : Ammi