Loading...
Jl. Poros Makale Makassar No.Km. 11, Kec. Mengkendek, Kab. Tana Toraja, Sulawesi Selatan 91871

DETAIL BERITA

gambar detail berita

Ibadah Akhir Pekan IAKN Toraja Menghidupi Kesetiaan dan Kasih Tuhan dalam Dunia Kerja

IAKN TORAJA
2026-08-13

Bagikan berita

Mengkendek, Humas IAKN Toraja — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja kembali melaksanakan Ibadah Akhir Pekan pada Kamis, 13 Agustus 2026, bertempat di Lobby Lantai 1 Gedung Rektorat IAKN Toraja. Ibadah dipimpin oleh Dr. Syani Bombongan Rante Salu, M.Pd.K., yang menyampaikan Firman Tuhan berdasarkan Hosea 11:1–11 dengan tema “Ketika Panggilan Kesetiaan dan Kasih Tuhan Dihidupi dalam Dunia Kerja.”

Dalam renungannya, Dr. Syani mengajak civitas akademika untuk melihat relasi Tuhan dengan umat Israel sebagaimana relasi seorang bapak dengan anak yang dikasihinya. Tuhan digambarkan sebagai pribadi yang memanggil, mengajar, mengangkat, menyembuhkan, dan memelihara umat-Nya. Meskipun Israel berulang kali menjauh dan tidak setia, kasih serta belas kasihan Tuhan tidak pernah berhenti.

Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan kehidupan modern, khususnya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan kerja. Menurutnya, berbagai kesibukan, target, persaingan, dan tuntutan pekerjaan dapat membuat seseorang tanpa sadar menjauh dari Tuhan serta menjadikan hal-hal lain sebagai pusat kehidupannya. “Pekerjaan bukan hanya sarana mendapatkan penghasilan, tetapi kesempatan untuk melayani,” demikian pesan yang disampaikan dalam renungan.

Ia mengajak setiap pribadi untuk mengubah cara pandang terhadap pekerjaan. Ketika pekerjaan dipandang sebagai bagian dari panggilan Tuhan, seseorang tidak hanya berfokus pada apa yang diperoleh, tetapi juga pada apa yang dapat diberikan melalui pekerjaannya. Sikap tersebut mendorong lahirnya tanggung jawab, kepedulian, kejujuran, kesetiaan, dan pelayanan kepada sesama.

Mengacu pada Hosea 11:8–9, Dr. Syani menekankan bahwa kasih Tuhan tetap dinyatakan sekalipun manusia mengalami kegagalan dan menjauh dari-Nya. Kasih Tuhan hadir sebagai kasih yang memanggil, menegur, memulihkan, dan memberikan kesempatan untuk kembali.

Dalam konteks kehidupan kerja, civitas akademika diajak melakukan refleksi: apakah pekerjaan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, apakah keberhasilan membuat semakin rendah hati, serta apakah cara bekerja telah mencerminkan kasih, kesetiaan, kejujuran, dan tanggung jawab. “Di tengah target, rapat yang bertubi-tubi, tuntutan pekerjaan yang berat, persaingan, dan berbagai tantangan lainnya, kita tidak boleh kehilangan arah. Ketika berhasil, kita tetap rendah hati; ketika gagal, kita tidak menyerah; ketika mendapat tanggung jawab lebih besar, kita belajar untuk melayani,” pesan Dr. Syani.

Ibadah tersebut menjadi momentum bagi civitas akademika IAKN Toraja untuk kembali menyadari bahwa pekerjaan merupakan bagian dari panggilan Tuhan. Melalui pelayanan kepada mahasiswa, rekan kerja, dan masyarakat, setiap tugas dapat menjadi ruang untuk menyatakan kasih Tuhan dan memuliakan nama-Nya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Dokumentasi : Rusdin
Narasi : AR.