Mengkendek, Humas IAKN Toraja — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja menggelar rapat terkait penyamaan persepsi pengelola jurnal dan penguatan tata kelola jurnal di Ruang Rapat LPPM IAKN Toraja, Senin (31/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi bagi pengelola jurnal untuk menyamakan pemahaman mengenai pengelolaan jurnal ilmiah sekaligus mengidentifikasi langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam memperkuat kualitas tata kelola jurnal di lingkungan IAKN Toraja.
Pembahasan diarahkan pada pentingnya pengelolaan jurnal yang lebih terstruktur, konsisten, dan sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan publikasi ilmiah. Penyamaan persepsi diperlukan agar seluruh pengelola memiliki pemahaman yang selaras mengenai pembagian tugas, mekanisme pengelolaan, proses editorial, serta berbagai aspek pendukung keberlangsungan jurnal.
Selain aspek teknis pengelolaan, rapat juga menyoroti pentingnya penguatan kualitas substansi dan layanan publikasi. Jurnal di lingkungan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi media publikasi karya ilmiah, tetapi juga mampu mendukung pengembangan budaya akademik dan meningkatkan kontribusi institusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Penguatan tata kelola jurnal menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan penerbitan, ketepatan waktu publikasi, kualitas artikel, serta tertibnya proses editorial. Karena itu, koordinasi antara LPPM dan para pengelola jurnal dipandang perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Melalui rapat ini, LPPM IAKN Toraja mendorong para pengelola jurnal untuk membangun pola kerja yang lebih sinergis dan profesional. Setiap pengelola diharapkan dapat memperhatikan aspek perencanaan, pengelolaan naskah, proses penelaahan, penerbitan, hingga pengarsipan dan pengelolaan informasi jurnal secara berkesinambungan.
Penyamaan persepsi juga diharapkan dapat meminimalkan perbedaan pemahaman dalam pengelolaan jurnal serta mendorong adanya standar kerja yang lebih seragam di lingkungan IAKN Toraja.
Rapat tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya LPPM untuk membangun ekosistem publikasi ilmiah yang semakin kuat. Dengan tata kelola yang baik, jurnal diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen strategis dalam mendukung produktivitas penelitian, pengembangan keilmuan, serta reputasi akademik institusi.
Hasil pembahasan menjadi pijakan awal bagi tindak lanjut penguatan tata kelola jurnal di lingkungan IAKN Toraja. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas dan keberlanjutan jurnal serta memperluas kontribusi karya ilmiah sivitas akademika bagi masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Melalui penyamaan persepsi dan tata kelola yang semakin kuat, LPPM IAKN Toraja terus mendorong jurnal ilmiah yang profesional, berkualitas, dan berkelanjutan.
Dokumentasi : LPPM
Narasi : AR.
Editor : Ammi