Loading...
Jl. Poros Makale Makassar No.Km. 11, Kec. Mengkendek, Kab. Tana Toraja, Sulawesi Selatan 91871

DETAIL BERITA

gambar detail berita

Mahasiswa KKN-T Kelompok 20 Bersihkan Masjid dan Gereja, Wujudkan Moderasi Beragama di Desa Rippung

IAKN TORAJA
2026-07-06

Bagikan berita

MAMASA — Semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama diwujudkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 20 melalui aksi bakti sosial lintas agama di Desa Rippung, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Senin (6/7/2026).

Sebanyak 10 mahasiswa KKN-T terlibat dalam kegiatan yang berfokus pada pembersihan sejumlah rumah ibadah, termasuk masjid dan gereja di wilayah Desa Rippung. Kegiatan ini menjadi langkah nyata mahasiswa dalam menghidupkan nilai-nilai moderasi beragama sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Sejak pagi, mahasiswa yang terdiri atas Misrain Silele, Rindi Antika, Monica Irawanti, Astin Riri', Palma Pasolang, Rezky Valentina, Stevia Mangalik, Johan, Mery, dan Reilianti Randan berbagi tugas dalam membersihkan lingkungan rumah ibadah.

Tanpa memandang latar belakang keyakinan, para mahasiswa bersama warga bahu-membahu menyapu halaman, mengepel lantai ruang ibadah, merapikan fasilitas tempat wudu, serta membersihkan area di sekitar masjid dan gereja. Kehadiran mahasiswa mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Koordinator Kelompok KKN-T 20 Desa Rippung, Misrain Silele, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai bentuk nyata untuk merawat keberagaman dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat. “Moderasi beragama tidak cukup hanya dibahas dalam teori atau seminar, melainkan harus dipraktikkan langsung. Melalui aksi bersih-bersih rumah ibadah ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap fasilitas ibadah sesama adalah wujud persaudaraan kemanusiaan tanpa membedakan agama,” ujar Misrain di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, kegiatan lintas agama tersebut juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk belajar hidup berdampingan dan membangun kerja sama dengan masyarakat yang memiliki latar belakang keyakinan yang beragam.

Inisiatif mahasiswa KKN-T Kelompok 20 mendapat apresiasi dari tokoh dan masyarakat Desa Rippung. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan teladan positif mengenai pentingnya toleransi dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Rippung mengungkapkan rasa bangga atas kepedulian mahasiswa yang diwujudkan melalui aksi nyata. “Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik kepedulian adik-adik mahasiswa. Melihat anak-anak muda dengan berbagai latar belakang bersama-sama membersihkan masjid dan gereja menjadi teladan yang sangat indah bagi masyarakat kami. Ini menunjukkan bahwa nilai gotong royong dan toleransi di Desa Rippung tetap terjaga erat,” ungkapnya.

Aksi bakti sosial yang berlangsung hingga siang hari tersebut menjadi gambaran bahwa perbedaan keyakinan dapat menjadi ruang untuk membangun kolaborasi sosial. Melalui kerja bersama, mahasiswa dan masyarakat menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan rumah ibadah merupakan bagian dari upaya menjaga keharmonisan kehidupan bersama.

Kegiatan kemudian ditutup dengan dialog hangat dan santap bersama antara mahasiswa KKN-T dan warga Desa Rippung. Momen tersebut semakin mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat sekaligus menegaskan bahwa toleransi tidak hanya dibicarakan, tetapi dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang berdampak nyata.

Aksi mahasiswa KKN-T Kelompok 20 di Desa Rippung menjadi pesan bahwa moderasi beragama tumbuh dari kemauan untuk saling menghormati, bekerja bersama, dan merawat ruang-ruang kehidupan bersama, tanpa menjadikan perbedaan agama sebagai penghalang untuk membangun persaudaraan.

 

 

 

 

 

 

 

 

Dokumentasi: Mah. KKNT
Narasi: Setblon
Editor: Rusdin & AR.