Loading...
Jl. Poros Makale Makassar No.Km. 11, Kec. Mengkendek, Kab. Tana Toraja, Sulawesi Selatan 91871

DETAIL BERITA

gambar detail berita

Pemutakhiran Kurikulum Berbasis OBE Prodi Bimbingan dan Konseling Kristen IAKN Toraja Hadirkan Ketua Forum Prodi BK Indonesia

S1 BKK
2026-06-23

Bagikan berita

Mengkendek, Humas IAKN Toraja – Program Studi Bimbingan dan Konseling Kristen (BKK) Strata Satu (S1) Fakultas Keguruan dan Ilmu Kristen (FKIPK) IAKN Toraja melaksanakan kegiatan Pemutakhiran Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) pada tanggal 22–23 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Prodi BKK dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan kurikulum yang diterapkan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, serta tuntutan kebijakan pendidikan nasional.


Kegiatan pemutakhiran kurikulum ini menghadirkan narasumber ahli, yaitu Dr. Suciani Latif, M.Pd. yang saat ini menjabat sebagai Ketua Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (PPB) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar (UNM), Koordinator Bidang Studi PPG Bimbingan dan Konseling, serta Ketua Forum Program Studi Bimbingan dan Konseling Indonesia. Beliau juga dikenal aktif dalam berbagai forum dan jejaring Program Studi BK di Indonesia, pengembangan standar kurikulum, serta pelaksanaan berbagai workshop bagi dosen dan guru BK.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan fakultas, yaitu Dekan dan Wakil Dekan FKIPK IAKN Toraja, Koordinator Program Studi Bimbingan dan Konseling Kristen, para dosen Prodi BKK, alumni, pengguna lulusan, serta mahasiswa. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun kurikulum yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan nyata di lapangan.


Dalam pemaparannya, Dr. Suciani Latif menjelaskan bahwa pendekatan Outcome Based Education (OBE) menekankan pada capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang terukur dan relevan dengan kebutuhan profesi. Kurikulum tidak lagi hanya berfokus pada materi yang diajarkan, tetapi juga pada kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan studinya. Oleh karena itu, penyusunan dan pemutakhiran kurikulum harus memperhatikan keterkaitan antara profil lulusan, capaian pembelajaran, bahan kajian, mata kuliah, metode pembelajaran, serta sistem asesmen yang digunakan.


Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam proses pengembangan kurikulum, termasuk alumni, pengguna lulusan, asosiasi profesi, dan mahasiswa. Masukan dari para pemangku kepentingan tersebut menjadi sumber informasi yang berharga untuk memastikan bahwa kurikulum yang dikembangkan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan, perkembangan teknologi, serta kebutuhan masyarakat yang terus berubah.


Pada sesi diskusi, peserta memberikan berbagai masukan terkait penguatan kompetensi lulusan Prodi BKK, khususnya dalam bidang layanan konseling berbasis nilai-nilai Kristen, konseling multikultural, literasi digital, pengembangan karakter, serta kemampuan adaptasi terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi peserta didik di era modern. Alumni dan pengguna lulusan juga menyampaikan harapan agar lulusan BKK memiliki kompetensi profesional yang kuat, keterampilan komunikasi yang baik, serta kemampuan melakukan layanan bimbingan dan konseling yang inovatif dan kontekstual.


Koordinator Prodi BKK dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga mutu akademik program studi. Melalui pemutakhiran kurikulum berbasis OBE, Prodi BKK berupaya menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kompetensi profesional, dan kepekaan sosial yang sesuai dengan visi dan misi IAKN Toraja.


Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan, diskusi kelompok, penelaahan dokumen kurikulum, serta perumusan rekomendasi pengembangan kurikulum. Hasil dari kegiatan ini akan menjadi dasar dalam penyempurnaan kurikulum Prodi Bimbingan dan Konseling Kristen sehingga semakin selaras dengan standar pendidikan tinggi, kebutuhan dunia kerja, serta perkembangan keilmuan Bimbingan dan Konseling.


Melalui kegiatan pemutakhiran kurikulum ini, Prodi Bimbingan dan Konseling Kristen IAKN Toraja menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi dan menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat.

 

Penulis ; Rusdin

Editor : AR