Kurra, IAKN Toraja — Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja Tahun 2026 memasuki hari ketiga sekaligus penutupan pada Jumat (21/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Kampus 1 IAKN Toraja, Kurra, menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk semakin mengenal lingkungan kampus, kehidupan kemahasiswaan, serta membangun kebersamaan sebagai bagian dari civitas akademika IAKN Toraja.
Pada hari terakhir pelaksanaan PKKMB, mahasiswa baru mengikuti sejumlah kegiatan yang dirancang tidak hanya untuk memberikan pemahaman mengenai kehidupan akademik, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat relasi, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap almamater.
Salah satu agenda utama adalah diskusi kelompok kecil dalam suasana pastoral. Kegiatan ini dipandu oleh para senior/pendamping yang berperan mendampingi mahasiswa baru dalam membangun komunikasi, berbagi pengalaman, serta merefleksikan proses yang telah mereka lalui selama rangkaian PKKMB.
Melalui diskusi kelompok tersebut, mahasiswa baru diberikan ruang untuk saling mengenal dan membangun relasi yang lebih dekat. Pendekatan pastoral juga menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana penerimaan dan kebersamaan, sehingga mahasiswa baru tidak hanya mengenal kampus secara kelembagaan, tetapi juga merasakan dukungan dalam memasuki tahap baru kehidupan mereka sebagai mahasiswa.
Agenda selanjutnya adalah pengenalan lembaga kemahasiswaan IAKN Toraja. Mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai organisasi dan wadah pengembangan diri di lingkungan kampus, yakni Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM), Badan Eksekutif Mahasiswa Institut (BEM-I), Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPM-F), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM-F), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta Unit Kegiatan Khusus (UKK).
Pengenalan tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa baru mengenai berbagai ruang yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi, kepemimpinan, kreativitas, minat, bakat, serta kemampuan berorganisasi selama menempuh pendidikan di IAKN Toraja.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bakti sosial (baksos). Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa baru untuk mempraktikkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong. Selain menjadi bagian dari pembentukan karakter, baksos juga diharapkan menumbuhkan kesadaran mahasiswa bahwa kehidupan perguruan tinggi memiliki keterkaitan erat dengan tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Puncak rangkaian PKKMB IAKN Toraja Tahun 2026 ditandai dengan ibadah penutup yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Herman Titting, S.Th., M.Pd.K. Ibadah menjadi momentum refleksi dan ungkapan syukur atas seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilalui mahasiswa baru selama tiga hari pelaksanaan PKKMB.
Dalam suasana penuh kebersamaan, ibadah penutup sekaligus menjadi pengingat bagi mahasiswa baru bahwa perjalanan mereka di IAKN Toraja bukan sekadar proses memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga merupakan proses pembentukan karakter, spiritualitas, kepemimpinan, dan tanggung jawab sebagai bagian dari komunitas akademik Kristen.
Dengan berakhirnya rangkaian PKKMB, mahasiswa baru secara resmi memasuki fase baru sebagai bagian dari keluarga besar IAKN Toraja. Berbagai kegiatan yang telah mereka ikuti selama tiga hari diharapkan menjadi bekal awal untuk menjalani kehidupan perkuliahan dengan semangat belajar, disiplin, integritas, kepedulian, serta mampu membangun relasi yang positif dengan sesama.
Pelaksanaan PKKMB Tahun 2026 sekaligus menegaskan komitmen IAKN Toraja untuk menghadirkan proses pengenalan kampus yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga mengintegrasikan pembinaan karakter, spiritualitas, kebersamaan, kepemimpinan, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari pembentukan mahasiswa yang utuh.
Narasi : AR.