Mengkendek, Humas IAKN Toraja — Dosen Program Studi (Prodi) Sosiologi Agama Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja menggelar Diskusi Dosen Serumpun pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang akademik untuk memperkuat kualitas tata kelola pembelajaran sekaligus mengevaluasi pelaksanaan perkuliahan di lingkungan Prodi Sosiologi Agama.
Diskusi membahas tiga agenda utama, yakni penyesuaian Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE), persiapan penerapan kurikulum baru bagi mahasiswa semester satu, serta evaluasi proses perkuliahan pada semester sebelumnya.
Dalam pembahasan RPS berbasis OBE, para dosen menyelaraskan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan strategi pembelajaran, metode pengajaran, dan sistem evaluasi yang diterapkan dalam setiap mata kuliah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembelajaran memiliki arah yang jelas dan menghasilkan capaian yang dapat diukur.
Penerapan pendekatan OBE diharapkan semakin memperkuat relevansi pembelajaran dengan kompetensi yang dibutuhkan lulusan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memahami aspek teoritis dalam bidang sosiologi agama, tetapi juga memiliki kemampuan yang sesuai dengan dinamika dunia kerja dan perkembangan keilmuan.
Agenda berikutnya berfokus pada kesiapan penerapan kurikulum baru bagi mahasiswa semester satu. Para dosen membahas penyesuaian materi, bobot mata kuliah, serta kesiapan pembelajaran agar mahasiswa baru dapat mengikuti sistem kurikulum yang diterapkan secara optimal.
Pembahasan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan setiap mata kuliah memiliki keterkaitan yang jelas dengan profil lulusan dan capaian pembelajaran yang ditetapkan program studi. Dengan perencanaan yang matang, proses adaptasi mahasiswa terhadap kurikulum baru diharapkan dapat berlangsung lebih terarah.
Sementara itu, evaluasi terhadap proses perkuliahan semester sebelumnya menjadi ruang refleksi bersama bagi para dosen. Berbagai pengalaman selama pelaksanaan pembelajaran dibagikan untuk mengidentifikasi tantangan, melihat praktik yang telah berjalan dengan baik, serta merumuskan langkah perbaikan.
Diskusi berlangsung secara interaktif melalui pertukaran gagasan antardosen. Sejumlah masukan diarahkan pada upaya memperkaya strategi pedagogis, meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran, serta mencari solusi terhadap berbagai kendala yang ditemui selama perkuliahan.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Prodi Sosiologi Agama IAKN Toraja untuk membangun budaya akademik yang terus melakukan evaluasi dan pembaruan. Diskusi serumpun tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk memastikan proses pembelajaran semakin relevan, adaptif, dan berorientasi pada capaian mahasiswa.
Melalui penyelarasan RPS berbasis OBE, kesiapan implementasi kurikulum baru, dan evaluasi pembelajaran secara berkala, Prodi Sosiologi Agama IAKN Toraja terus mendorong peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Diskusi Dosen Serumpun menjadi bagian dari langkah strategis Prodi Sosiologi Agama dalam memastikan pembelajaran yang terarah, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan kompetensi lulusan.
Narasi : Rusdin
Editor : AR.