Toraja Utara — Semangat toleransi dan persaudaraan lintas iman diwujudkan secara nyata oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja Tahun 2026. Sebanyak delapan mahasiswa KKN-T Kelompok 43 melaksanakan aksi sosial penguatan moderasi beragama di Lembang Rinding Batu, Toraja Utara, melalui kegiatan gotong royong membersihkan masjid setempat.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kehidupan masyarakat sekaligus upaya membangun persaudaraan di tengah keberagaman. Para mahasiswa tidak sekadar menyampaikan pesan tentang toleransi, tetapi menghadirkannya melalui tindakan sederhana yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Sejak pagi, suasana kekeluargaan terlihat di lingkungan masjid. Delapan mahasiswa yakni Septian Rangga Rante Lembang, Alfian Yusuf, Apriani Liska, Winda Rhema Nia Pakan, Tricia, Bertha Bonang, Agwila Abata, dan Alfirda Padang, bahu-membahu bersama pengurus masjid dan warga sekitar.
Dengan semangat gotong royong, mahasiswa dan masyarakat berbagi tugas membersihkan berbagai bagian lingkungan masjid. Mulai dari menyapu dan mengepel ruang utama ibadah, membersihkan tempat wudu, hingga merapikan lingkungan sekitar masjid dilakukan secara bersama-sama.
Bagi mahasiswa KKN-T IAKN Toraja, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai moderasi beragama yang menekankan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, membangun kepedulian, serta memperkuat kehidupan bersama di tengah masyarakat yang majemuk.
Kehadiran mahasiswa di lingkungan masjid juga menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk bekerja sama dalam melakukan kebaikan. Gotong royong menjadi ruang perjumpaan yang mempererat hubungan sosial dan membangun rasa persaudaraan antarwarga.
Aksi sosial ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pengurus masjid. Kebersamaan yang terbangun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi dapat menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang semakin harmonis, saling menghargai, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
Melalui kegiatan tersebut, KKN-T IAKN Toraja Kelompok 43 menunjukkan bahwa moderasi beragama dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Dari lingkungan rumah ibadah, mahasiswa menghadirkan pesan bahwa toleransi bukan sekadar konsep, melainkan nilai yang perlu dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa IAKN Toraja dalam membangun masyarakat yang rukun, inklusif, dan mampu merawat persaudaraan di tengah keberagaman.
Dokumentasi: Mah. KKNT
Narasi: Setblon
Editor: Rusdin & AR.