Mengkendek, Humas IAKN Toraja – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja kembali menorehkan capaian akademik yang membanggakan. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, tiga dosen tetap Program Studi Sosiologi Agama pada Fakultas Teologi dan Sosiologi Kristen (FTSK), berhasil menyelesaikan studi doktoral (S3) di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.
Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan sumber daya manusia IAKN Toraja sekaligus mempertegas komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui pengembangan kompetensi dosen. Bertambahnya tiga doktor baru di lingkungan Prodi Sosiologi Agama diharapkan semakin memperkuat kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketiga dosen tersebut berhasil menyelesaikan penelitian yang mengangkat isu-isu strategis pada bidang sosial, budaya, dan keagamaan dengan perspektif ilmiah yang relevan terhadap tantangan masyarakat kontemporer.
Dr. Piter Randan Bua, M.Si., menjadi dosen pertama yang menyelesaikan studi doktoralnya melalui disertasi berjudul "Kajian Sosioneurosains terhadap Model Moderasi Beragama di Toraja". Penelitian tersebut menawarkan perspektif baru mengenai penguatan moderasi beragama melalui pendekatan multidisipliner yang mengintegrasikan aspek sosial dan neurosains.
Selanjutnya, Dr. Oktoviandy, M.Si., meraih gelar doktor melalui disertasi "Kosmopolitanisme dalam Kosmogoni Masyarakat Toraja: Tenunan Paradigma Berbudaya Masyarakat Toraja dalam Konteks Global." Kajian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pemikiran mengenai identitas budaya Toraja dalam dinamika masyarakat global.
Keberhasilan tersebut kemudian dilengkapi oleh Dr. Yekhonya Foresthean Tangi Timbang, M.Si., yang mempertahankan disertasinya berjudul "Tallu Batu Lalikan: Dekolonisasi Model Pendampingan Pastoral Toraja." Penelitian ini menghadirkan gagasan baru mengenai model pendampingan pastoral yang berakar pada nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian dari pengembangan pelayanan kontekstual.
Rektor IAKN Toraja, Prof. Dr. Agustinus, M.Th., menyampaikan apresiasi atas pencapaian ketiga dosen tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari komitmen institusi dalam membangun budaya akademik yang unggul melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. "Keberhasilan tiga dosen homebase secara berturut-turut dalam waktu singkat ini merupakan bukti nyata komitmen IAKN Toraja dalam mengembangkan kualitas dosen. Ini bukan hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga menjadi modal penting bagi kemajuan institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," ungkap Rektor.
Bertambahnya tenaga akademik berkualifikasi doktor di lingkungan Prodi Sosiologi Agama diyakini akan memberikan dampak positif terhadap berbagai aspek pengembangan institusi. Selain memperkuat daya saing program studi menuju akreditasi unggul, kehadiran para doktor baru juga diharapkan mampu memperkaya proses pembelajaran melalui perspektif keilmuan yang lebih komprehensif, meningkatkan produktivitas riset dan publikasi ilmiah bereputasi, serta memperluas jejaring kolaborasi akademik di tingkat nasional maupun internasional.
Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen IAKN Toraja dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan semakin kuatnya kapasitas akademik dosen, Program Studi Sosiologi Agama optimistis dapat terus melahirkan lulusan yang kritis, inklusif, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai persoalan sosial, budaya, dan keagamaan di Indonesia.
Redaksi/Editor : Rusdin
Humas IAKN Toraja