Makale, Humas IAKN Toraja – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja melalui Program Studi Psikologi Kristen dan Program Studi Bimbingan Konseling Kristen (BKK) pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK) kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan pendidikan dan kesehatan mental melalui keterlibatan pada kegiatan Seminar Kolaboratif Kesehatan Mental yang diselenggarakan di Aula Kampus 1 UKI Toraja pada Rabu, (10/6/2026).
Seminar Kolaboratif diikuti oleh mahasiswa gabungan dari Program Studi Psikologi Kristen dan Program Studi Bimbingan Konseling Kristen (BKK) dari Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja dengan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan wawasan akademik sekaligus memperluas pemahaman mahasiswa mengenai penanganan kesehatan mental anak dan remaja melalui kegiatan kolaborasi lintas perguruan tinggi ini.
Seminar mengusung tema "Sinergi Penanganan Masalah Emosional dan Perilaku Generasi Digital: Dari Deteksi Dini di Sekolah hingga Intervensi Medis" dengan subtema "Praktik Kolaborasi Guru BK, Psikolog, dan Psikiater dalam Membangun Resiliensi Anak dan Remaja." Tema tersebut menyoroti pentingnya kerja sama berbagai profesi dalam menghadapi tantangan kesehatan mental yang semakin kompleks di era digital.
Keikutsertaan mahasiswa Program Studi Psikologi Kristen yang didampingi oleh dosen pengampu, Gabriela Gasing Allo Linggi’, M.Psi., Psikolog, dan mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Kristen (BKK) didampingi dosen pengampu, Lindarda Sangkung Panggalo, M.Psi., Psikolog, yang turut berperan dalam mendampingi mahasiswa selama mengikuti kegiatan ilmiah tersebut. Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan akademik lintas institusi ini menjadi bukti komitmen program studi dalam memperkuat jejaring keilmuan sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa dan dosen dalam merespons isu-isu kesehatan mental yang semakin kompleks di tengah perkembangan teknologi digital.
Seminar menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang profesi, yakni Ottorian Palinggi, Sp.KJ. sebagai psikiater dan Eastie Fastika H. Baan, S.Psi. sebagai Guru Bimbingan dan Konseling. Melalui pemaparan materi, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini terhadap masalah emosional dan perilaku peserta didik, strategi membangun resiliensi, serta mekanisme kolaborasi antara guru BK, psikolog, dan psikiater dalam memberikan layanan yang komprehensif.
Bagi mahasiswa Program Studi Psikologi Kristen dan Bimbingan Konseling Kristen (BKK) IAKN Toraja, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkaya wawasan akademik sekaligus memahami praktik kolaboratif yang akan mereka hadapi di dunia kerja. Diskusi yang berlangsung selama seminar memberikan gambaran nyata mengenai peran psikolog dalam mendampingi individu, keluarga, maupun institusi pendidikan dalam menghadapi berbagai persoalan kesehatan mental.
Partisipasi aktif mahasiswa dan dosen dalam forum ilmiah seperti ini sejalan dengan komitmen IAKN Toraja untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional, kepekaan sosial, serta kesiapan berkolaborasi dalam memberikan pelayanan psikologis kepada masyarakat. Melalui kegiatan kolaborasi ini, IAKN Toraja terus menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan mental, pendidikan, dan pelayanan masyarakat.
Narasi : AR.