Loading...
Jl. Poros Makale Makassar No.Km. 11, Kec. Mengkendek, Kab. Tana Toraja, Sulawesi Selatan 91871

DETAIL BERITA

gambar detail berita

Dosen IAKN Toraja Edukasi Warga Jemaat tentang Bahaya Judi Online dan Pinjaman Online

IAKN TORAJA
2026-08-15

Bagikan berita

Rante Pasele — Kepedulian terhadap maraknya penggunaan judi online dan pinjaman online mendorong dosen Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja, Dr. Piter Randan Bua, S.K.M., M.Si., melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) mandiri di Jemaat Rante Pasele, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Gereja Toraja Jemaat Rante Pasele Lantai 2 tersebut mengangkat tema “Bahaya Judi Online dan Pinjaman Online” dan diikuti oleh Majelis Gereja serta Pengurus Organisasi Intra Gerejawi (OIG).

Dalam pembinaan tersebut, Dr. Piter Randan Bua yang merupakan dosen Program Studi Sosiologi Agama IAKN Toraja memberikan edukasi mengenai berbagai bahaya dan dampak yang dapat ditimbulkan oleh judi online maupun pinjaman online, baik terhadap individu, keluarga, maupun kehidupan sosial masyarakat.

Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital dan layanan keuangan. Kemudahan akses terhadap berbagai platform digital perlu diimbangi dengan kemampuan untuk mengenali risiko serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

Pembinaan juga menekankan pentingnya mencegah ketergantungan terhadap judi online dan menghindari penggunaan pinjaman online secara tidak bijak yang berpotensi menimbulkan persoalan ekonomi, sosial, dan keluarga.

Dr. Piter Randan Bua mengajak warga gereja untuk bersama-sama membangun kesadaran dan menjadi bagian dari upaya pencegahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Edukasi dan pendampingan dinilai penting agar masyarakat tidak mudah terjerumus dalam berbagai persoalan yang muncul akibat penyalahgunaan teknologi dan layanan keuangan digital.

Kegiatan PkM mandiri ini sekaligus menjadi wujud kontribusi IAKN Toraja melalui civitas akademika dalam memberikan edukasi yang relevan dengan persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Kehadiran dosen di tengah komunitas gereja diharapkan dapat memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kenali bahayanya, jauhi sekarang, lindungi diri, keluarga, dan masa depan.” Pesan tersebut menjadi semangat utama dalam pembinaan yang dilaksanakan di Jemaat Rante Pasele.

 

 

 


Narasi : AR.