Mengkendek, Humas IAKN Toraja --- Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja kembali menyelenggarakan Ibadah Akhir Pekan yang berlangsung di Lobby Lantai 1 Gedung Rektorat. Kegiatan yang diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan ini menjadi bagian dari pembinaan kerohanian rutin sebagai upaya memperkuat iman dan karakter civitas akademika dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengabdian.
Ibadah dipimpin oleh Alfrida Lembang, M.Pd.K., yang menyampaikan Firman Tuhan dari Ulangan 8:10–17 dengan mengangkat tema “Jangan Lupakan Tuhan Ketika Diberkati.” Melalui perenungan tersebut, seluruh peserta diajak untuk merefleksikan sikap hidup sebagai orang percaya ketika menerima berbagai berkat dari Tuhan.
Mengacu pada perjalanan bangsa Israel menjelang memasuki Tanah Perjanjian, Musa mengingatkan umat agar tidak melupakan Tuhan ketika mereka telah menikmati kehidupan yang makmur. Ketika rumah telah dibangun, harta bertambah, dan kehidupan menjadi berkecukupan, umat diminta untuk tetap memuji Tuhan sebagai sumber segala berkat.
Melalui pesan tersebut, Alfrida Lembang menegaskan tiga sikap utama yang harus dimiliki setiap orang percaya ketika menerima berkat Tuhan. Pertama, tetap memuji dan bersyukur kepada Tuhan. Ia menekankan bahwa segala sesuatu yang dimiliki manusia berasal dari anugerah Tuhan semata. Kesadaran ini menjadi dasar bagi setiap orang untuk terus mengucap syukur dan memuliakan Tuhan, baik dalam keadaan berkekurangan maupun berkelimpahan. "Kita perlu menyadari bahwa apa pun yang kita miliki, semuanya merupakan pemberian Tuhan. Karena itu, respons pertama atas setiap berkat adalah memuji dan bersyukur kepada-Nya," ungkapnya.
Kedua, hidup dalam ketaatan kepada firman Tuhan. Menurutnya, ungkapan syukur tidak cukup diwujudkan melalui kata-kata, tetapi harus tercermin dalam kehidupan yang taat terhadap kehendak Tuhan. Ia mengingatkan bahwa bangsa Israel mengalami berbagai kesulitan ketika mengabaikan perintah Tuhan, sehingga ketaatan menjadi wujud nyata dari rasa syukur atas setiap berkat yang diterima. Ia juga mengajak seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas iman seiring dengan bertambahnya berkat dan pencapaian dalam kehidupan, sehingga keberhasilan tidak menjauhkan seseorang dari Tuhan, melainkan semakin mendekatkan diri kepada-Nya.
Pesan ketiga yang ditekankan adalah tidak melupakan Tuhan ketika berada dalam keadaan nyaman. Alfrida Lembang mengingatkan bahwa tidak sedikit orang yang tekun berdoa ketika menghadapi kesulitan, tetapi mulai mengendurkan kehidupan rohaninya setelah memperoleh apa yang diharapkan. Karena itu, ia mengajak agar kita tetap menempatkan Tuhan sebagai pusat kehidupan, baik pada masa-masa perjuangan maupun ketika menikmati keberhasilan.
Ia menegaskan bahwa setiap berkat yang diterima hendaknya menjadi pengingat bahwa Tuhan adalah sumber kehidupan dan pemelihara umat-Nya. Dengan demikian, kehidupan orang percaya akan senantiasa dipenuhi rasa syukur, ketaatan, dan kesetiaan kepada Tuhan.
Melalui pelaksanaan Ibadah Akhir Pekan ini, IAKN Toraja terus berkomitmen membangun budaya kampus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kokoh dalam pembinaan spiritual. Nilai-nilai iman yang ditanamkan melalui ibadah rutin diharapkan semakin memperkuat karakter civitas akademika untuk menjadi pribadi yang berintegritas, rendah hati, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan, pekerjaan, dan pelayanan kepada masyarakat.
Dokumentasi : Rusdin
Narasi : AR.