Mengkendek, Humas IAKN Toraja ---- Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja menyelenggarakan Pelatihan Auditor Mutu Internal (AMI) Batch 2 sebagai upaya memperkuat budaya mutu dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari yakni 6 s.d 8 Juli 2026, yang dilaksanakan di Aula Gedung Pascasarjana IAKN Toraja.
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi bagian dari strategi institusi dalam meningkatkan kapasitas auditor mutu internal sekaligus memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di seluruh unit kerja. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, dan diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan yang dipersiapkan menjadi auditor mutu internal, dengan menghadirkan Yusuf Nalim sebagai narasumber yang hadir secara langsung, sementara Rosihan Aslihuddin menyampaikan materi secara daring. Meskipun dilaksanakan secara hybrid, para peserta tetap memperoleh kesempatan berdiskusi secara aktif serta mendalami materi mengenai prinsip, teknik, dan implementasi Audit Mutu Internal sesuai standar penjaminan mutu perguruan tinggi.
Suasana pelatihan berlangsung santai namun tetap serius. Melalui pendekatan yang interaktif, para peserta aktif mengikuti diskusi, studi kasus, serta pendalaman materi terkait pelaksanaan Audit Mutu Internal sesuai d engan standar penjaminan mutu perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, Rektor IAKN Toraja bersama jajaran pimpinan menegaskan bahwa Audit Mutu Internal merupakan instrumen strategis untuk memastikan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, audit mutu harus dilaksanakan secara masif, berkesinambungan, dan menjadi budaya kerja di setiap unit.
"Audit mutu bukan sekadar kegiatan untuk memenuhi kewajiban administrasi, tetapi menjadi bagian dari komitmen institusi dalam membangun sistem yang terus bertumbuh melalui evaluasi dan perbaikan berkelanjutan," tegas pimpinan IAKN Toraja.
Pelaksanaan pelatihan berlangsung dalam suasana santai namun tetap serius. Melalui pendekatan yang komunikatif dan interaktif, peserta diajak memahami berbagai praktik terbaik (best practices) dalam pelaksanaan audit, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan audit, penyusunan temuan, hingga pemberian rekomendasi yang konstruktif bagi peningkatan mutu unit kerja.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki kompetensi sebagai auditor mutu internal yang profesional, objektif, dan berintegritas sehingga mampu mengimplementasikan praktik-praktik terbaik dalam pelaksanaan audit di lingkungan IAKN Toraja. Kehadiran auditor yang kompeten menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan siklus penjaminan mutu berjalan secara efektif dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas institusi.
Rektor juga menyampaikan optimisme bahwa penguatan budaya mutu melalui pelatihan auditor internal merupakan salah satu langkah strategis dalam memenuhi berbagai indikator perguruan tinggi unggul. Dengan komitmen seluruh sivitas akademika untuk menjalankan audit mutu secara konsisten, IAKN Toraja diyakini semakin siap mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing.
Pelatihan Auditor Mutu Internal Batch 2 menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan IAKN Toraja dalam membangun sistem penjaminan mutu yang kuat. Melalui peningkatan kompetensi auditor dan implementasi audit yang berkualitas, institusi optimistis cita-cita menghadirkan perguruan tinggi unggul yang lahir dari Toraja akan segera terwujud.
Dokumentasi & Narasi : Rusdin
Editor : AR.